Cerita Wong Pati

Halaman

    Social Items

Senyum itu sehat
 SENYUM SEBENTAR
( Kalau Bisa )

Jo : hei ..omong2..
Man. : ono opo..
Jo. : duwe anak wedok iku isine gur sumelang, ati2
Man. : lha kenopo
Jo. : lha akeh lho sing LKMD
Man : opo iku LKMD
Jo. : lamar keri meteng disik Kamongko semboyane M-4
Man : opo meneh iku
Jo. : mangan ora mangan melu moro tuwo. Iyo ora?
 Man : Tobat meneh M -5. Moro tuwo macem2 mantu minggat
Jo. : Gene kowe kok yo reti..

SEKEDAR GUYONAN " Obat Stres "

Bahasa Jawa dan minat nguri - uri 
budaya serta ajaran berbudi luhur.

         Saat anak kecil itu di panggil ibunya, dia bilang " opo ", dan " yo". Kata "opo" dalam bahasa indonesia itu "apa" dan kata " yo " dalam bahasa indonesia itu " ya ", . Kalau percakapannya pakai bahasa Indonesia bisa diterapkan itupun dengan nada yang halus. Tetapi kalau percakapan itu dipakai dengan bahasa Jawa, jelas tidak masuk blas, jelas anak itu tidak tahu bahasa Jawa, ini bagi orang Jawa. 
          Bisa juga si anak itu tidak bisa menghargai orang tua atau orang yang lebih tua juga orang lain. Dapat digolongkan juga si anak itu tidak paham akan kata " ungah-unguh,sopan santun " dengan orang yang lebih tua. Apa perlu " ungah-unguh, sopan santun " dengan orang tua atau dengan orang yang lebih tua. Jawabanya bagi orang Jawa yang hidup di Jawa ya sangat perlu. Anak yang tahu mengerti dan memahami tentang "ungah-unguh, sopan santun" dalam percakapan bahasa Jawa dengan orang tua, yang lebih tua atau dengan orang yang baru dikenalnya itu sudah mencerminkan punya bibit budi pekerti anak yang baik, atau berbudi luhur punya kepribadian yang bagus.
         Generasi muda yang punya kepribadian, dan berbudi luhur sangat bisa diharapkan kelak jika jadi orang pintar,jadi pemimpin atau pejabat, jadi orang panutan dia akan benar-benar mengemban tugas, amanah tidak melenceng dari kebaikan dan tanggungjawab dengan benar, jujur, tidak mengutamakan kesenangan diri sendiri, mementingkan pribadi atau golongan. Bagaimana dengan generasi muda yang kepribadiannya serta budi pekertinya bobrok,busuk,jelek tidak baik. Sudah jelas hasilnya pun akan sangat jelek,bauk,banyak korupsi, pembangunan tidak merata, saling menikung atar teman antar manusia. Yang pasti hasilnya tentu tidak baik. 
         Siapa yang harus menanamkan " ungah-unguh, sopan santun " pada anak-anak. Semua orang punya peran disini,orang tua anak yang selalu interaksi pada anak perhatian mendidik yang baik. Lingkungan juga punya peran cukup besar, sebagai tempat pergaulan kehidupan sehari-hari yang kadang bisa membentuk watak ,karakter dan kepribadian anak. Serta guru disekolah atau lingkungan sekolah. 
     Dalam lingkungan sekolah,guru dan pelajaran Bahasa Jawa disekolah sangat perlu diperhatikan,jangan sampai disepelekan walaupin kelihatan sepele, apalagi dilupakan ini akan sangat membahayakan. Anak -anak lebih sering mengingat apa yang diajarkan guru di sekolah. Melestarikan budaya serta ajaran leluhur untuk kebaikan bersama adalah tugas kita semua, itu kalau kita mau menyadarinya. 

( Obrolan ngopi bareng Iki Wong Pati, dan sedulur dari Yayasan Tombronegoro Pati Nguri-uri kabudayaan Tanah Jawa khususnya kota Pati ) .

BAHASA JAWA dan UNGAH UNGUH SOPAN SANTUN

( Sekilas info usaha Wong Pati, Ayo terus berkarya untuk ikut hidup yang semestinya  )

            Hasil karya anak bangsa, pintu mobil truk siap pakai, rusak jadi bagus lagi. Mas Rudy pentol, cukup kondang di desa Blaru Pati, selain punya hoby naik mobil jip of rood, juga ternak burung love bird. Yang membuat mas Rudy pentol terkenal adalah bengkel las, cat mobilnya.
         Tempat yang strategis perempatan pentol Blaru Pati, dapat dijangkau dari arah mama saja, gampang dikenal orang dan memang tempatnya terlihat dari jalan raya. Berbagai hasil kreasi dibuat mas Rudy di bengkel itu, membuat pintu mobil macam mobil balap lamborgini, pintu mobil truk yang rusak parah bisa di "sulap" jadi bagus lagi kayak baru. Mas Rudy terkenal dengan stel pintu mobil, mobil apa saja, apa lagi mobil-mobil tahun tua-tua yang memang pintunya suka rewel,yang paling cocok pas memang dokternya mas Rudy, penulis sudah membuktikan sendiri.
          Pesan Mas Rudy ,pintu mobil truk yang dipajang di foto jika ada yang berminat silahkan ,harga bisa nego ditempat. WA. 0 853-4239-9930 Lokasi ada dibengkel las pentol blaru Pati Jateng Cek dulu sebelum dibeli atau teliti sebelum membeli.
(Sekilas profil info usaha wong pati)

STEL PINTU MOBIL PENTOL BLARU PATI

PEMUDA CUP
KOMPETISI BOLA BASKET PELAJAR SE KABUPATEN PATI (PEMUDA CUP ) 
        Malam final kompetisi bola basket Se Kabupaten Pati berakhir jumat malam 8/9/2017 dengan sangat semarak, penuh dengan kegembiraan. Menang atau kalah tidak menjadi masalah, dengan penuh kesadaraan dan ketulusan,mengakui kekalahan atau kekurangan diri sendiri itu juga sudah menjadi juara. Bisa menguasai diri, hati,kekalahan akan memicu untuk melakukan yang lebih baik.      
                Kalau yang menang bukan suatu kesombongan, menang karena berprestasi ,buah hasil dari kerja keras berlatih dan belajarl. Menang membuat kita juara, kepuasa diri saat mendapat hasil akan prestasi yang kita inginkan. Dan akan menjadi contoh teladan bagi orang lain untuk menirunya berbuat yang sama. Kompetisi ini, tingkat pelajar SMA,SMP,TUNAS, juara satu sampai tiga Putra dan putri.
                 Daftar urutan juara Kompetisi Bola Basket Pelajar Se-Kabupaten Pati. Juara SMA Putra : 1. BTB A Juara SMA PUTRI :i. SMA 1 2, BTB B 2. SMA 2 3. SMA 1 Jakenan 3. SMA 3 3. SMA 2 Pati 3. PGRI 1 Juara SMP PPUTRA : 1.SMP KANISIUS PUTRI : 1. SMP 1 PATI 2. SMP 5 PATI 2. SMP 1 GABUS 3. IT 3, SMP KANIUS 3 SMP 8 PATI 4.TABRAKROMO Mari berprestasi dukung anak-anak kita sampai mereka bisa,bisa jadi juara,berprestasi menggapai harapan dan cita-cita.Luangkan waktu untuk para generasi bangsa untuk berprestasi menjadi juara,

KOMPETISI BOLA BASKET PELAJAR SE KABUPATEN PATI

Ini adalah salah satu sendang/mata air di lereng Gunung Kendeng. Sendang Simbar dodo Kayen..Wong Pati Tersenyum mandi bersama anak-anak Desa anak-anak bangsa pewaris negeri dan bumi ini.Ayo tersenyumlah kawan...nikmati alam ini selagi engkau bisa.

GUNUNG KENDENG PATI >< PABRIK SEMEN
     Sekilas kita akan bertanya..siapa yang paling beruntung dan paling kaya dapat uang banyak jika Gunung Kendeng di ubah menjadi pabrik semen.siapa.... Dan siapa yang balik menderita jika pabrik semen itu berdiri.
    Mengapa harus Gunung kendeng yang akan di jadikan pabrik,ada apanyakah. Alam Gunung kendeng menyimpan berjuta makna dan misteri.
Cerita Gunung Kendeng akan terus berlanjut....

GUNUNG KENDENG PATI

 WISATA RELIGI PATI
PUNDEN GENUK KEMIRI
( Makam Kanjeng Adipati Kembang Jaya )

Ringkas cerita Punden Genuk Kemiri, berakhirnya perang yang banyak membawa korban di kedua belah pihak, antara Kadipaten Carangsoko dan Kadipaten Paranggaruda, dengan gugurnya Adipati Yudhapati penguasa Kadipaten Paranggaruda. Adipati Puspa Handungjaya penguasa Kadipaten Carangsoko  sangat berterima kasih dengan R.Kembangjaya. Dewi Rayung wulan diserahkan kepada R.Kembangjaya sebagai Istri,selain Dewi Ambarwati dan tinggal di Kadipaten Carangsoko. Setelah Adipati Puspo Handungjaya lanjut usia,kekuasaan Carangsoko diserahkan kepada R.Kembangjaya sebagai pengganti Adipati Carangsoko dan Ki Dalang Sapanyana diangkat sebagai patih ,dengan nama Singasari.

Raden Kembangjaya lalu menyatukan tiga kekuasaan, Kadipaten Carangsoko, dan kadipaten Paranggaruda yang kalah perang serta wilayah Majasemi di jadikan satu Kadipaten. Untuk memperluas pemerintahan  yang lebih mantap, R.Kembangjaya mengajak Patihnya Ki Dalang Sapanyana atau Singasari untuk mencari lokasi yang bagus. Sampailah pilihan jatuh pada hutan atau alas kemiri ( Sekarang Desa kemiri ). Hutan yang masih lebat belum pernah dijamah manusia, di huni oleh banyaknya binatang buas dan para siluman. Dengan kesaktian R. Kembangjaya dibantu patihnya Singasari berhasil menundukkan binatang-binatang buas dan raja siluman, untuk pindah dari hutan kemeri tersebut. Dan bahu – membawu, dengan gotong- royong penuh dengan kerukunan, orang-orang R.Kembangjaya membabat pohon-pohon besar membuka hutan kemiri itu di jadikan pemungkiman  atau kota.

Saat R. Kembangjaya istirahat setelah lelah  menebang pohon, melihat ada orang jualan dengan cara memikul gentong,kemudian dipanggilnya. Setelah ditanya, penjual itu namanya Ki Sagola, jualan dawet. Selesai minum dawet Ki Sagola, Raden Kembang Joyo merasa terkesan akan minuman Dawet yang manis dan segar,   Raden  bertanya pada Ki Sagola tentang minuman yang baru diminumnya. Ki Sagola menceritakan bahwa minuman ini terbuat dari Pati Aren yang diberi Santan kelapa, gula aren/kelapa.  Mendengar jawaban itu Raden Kembang Joyo terispirasi, kelak kalau pembukaan hutan ini sudah selesai akan diberi nama Kadipaten Pati-Pesantenan. Lalu semua orang pekerja dikasih dawet untuk melepas dahaga, rasanya sangat segar, menambah semangat kerja mereka. Dalam perkembangannya tiga kekuasaan Kadipaten Carangsoko, Paranggaruda, dan Majasemi dijadikan satu pemerintahannya di Kadipaten Pesantenan yang menjadi makmur gemah ripah loh jinawi dibawah kepemimpinan KembangJoyo, kemudian bergelar Adipati Jayakusuma.

Adipati Jayakusuma  mempunyai  seorang putra tunggal yaitu " Raden Tambra ". Setelah ayahnya wafat, Raden Tambra diangkat menjadi Adipati Pesantenan, dengan gelar " Adipati Tambranegara ". Dalam menjalankan tugas pemerintahan Adipati Tambranegara bertindak arif dan bijaksana. Sangat memperhatikan nasib rakyatnya, adil dan bijaksana serta menjadi pengayom bagi hamba sahayanya. Kehidupan rakyatnya penuh dengan kerukunan, kedamaian, ketenangan dan rakyat hidup sejahtera. Untuk memajukan pemerintahan di wilayahnya Adipati Raden Tambranegara kemudian memindahkan pusat pemerintahan Kadipaten Pesantenan yang semula berada di desa Kemiri menuju ke arah barat yaitu, di Desa Kaborongan, dan mengganti nama Kadipaten Pesantenan menjadi Kadipaten Pati ( Sekarang ).
Semoga dengan banyaknya warga Pati yang selalu mencintai sejarah,mencintai peninggalan leluhur sebagai kenangan masa lalu. Kita semua mau menjaga dan merawatnya ,acungan jepol lagi kalau intansi pemerintah kota Pati dengan sungguh-sungguh, iklas hati,  melerstarikan cagar budaya di kota Pati ini.jooos.



WISATA RELIGI PATI

KIRAP  ZIARAH 
DI SENDANG SANI ,"TERTA MARTA " SANI TAMAN SARI,KEC.TLOGOWUNGGU PATI JATENG
12 dessmber 2016

         Dalam rangka memperingati hari Maulud Nabi Muhammad SAW tahun 2016, Para warga Dukuh Sani Desa Taman Sari kec.Tlogowunggu Pati Jateng,di dukung oleh Paguyuban Honggo Dento dan para warga serta tokoh masyarakat guyub rukun " Nguri-uri " kabudayan atau tradisi lehuhur yang di wariskan pada cucu-cucunya.Bersama dengan iklas kita menjaga dan melestarikan agar kelak juga bisa di teruskan oleh anak cucu yang akan datang,sebagai aset budaya leluhur yang tidak ternilai harganya. Yang paham mau ikut melestarikan dialah manusai yang punya budaya,mau menghormati, sejarah,leluhur.


       Sendang sani  atau TERTA MARTA berupa sumber mata air ,membentuk kolam kecil yang di dalamnya di huni atau hidup seekor kadang lebih " BULUS " sejenis kura,kura. Merupakan peninggalan petilasan dari ulama besar islam wali songo Sunan Bonang yang saat itu melakukan perjalanan sampai ke daerah Pati.

Di situ juga sebelah utara sendang sani terdapat makan sejarah Kanjeng Adipati Pragola Pati pemimpin kerajaan pati masa dulu. Tedapat juga makam tokoh penting masa itu diantaranya :

  1. Dewi Nawangwulan
  2. Dewi nawangsih
  3. Ki Ageng Kenduran
  4. Pandita Panatas Angin
  5. Kyai Pederesan
  6. Pandita Panatas Angin
  7. Sambapradan
  8. Sambawilis
  9. dan Kyai Giring yang berada di luar kompleks bagian timur



      Kalau ingin cerita wooh..keren banyak cerita brooo...jadi orang Pati kalau belum mengenal sejarah Kota Pati...weeeh...piyeee gitu lho hehehhe. Kalau tidak kenal mana bisa sayang...Mau ingin ngajak jalan-jalan dengan " ikiwongpati " lho monggo,,,hehehe gratis cukup bawa uang secukupnya untuk jajan kalau " ikiwongpati " laparrr...haussss...hihihi guyon ya brooo..biar badan sehat panjang umur,cukup rejeki...dekat jodohnya,,,yaaaang belum punya jodohhh.








> KIRAP DI SENDANG SANI PATI

SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER